Sejarah

sejarah himpaudi

 

SEJARAH HIMPAUDI

Sejarah berdirinya HIMPAUDI diawali dengan adanya komitmen berbagai elemen masyarakat,diantaranya para pemerhati, praktisi, akademisi yang menaruh perhatian terhadap pendidikan anak usia dini. Sejalan dengan gencarnya Direktorat PAUD dalam mensosialisasikan program PAUD di seluruh Indonesia, memacu lahirnya berbagai lembaga PAUD, sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan layanan PAUD dan meningkatnya kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan. Seiring dengan hal tersebut, muncul permasalahan yang menyangkut kualitas, baik dari aspek layanan maupun kualitas pendidik. Pendidik memiliki latar belakang pendidikan yang sangat bervariasi dan tidak sesuai dengan persyaratan, dan juga masih banyak yang berpendidikan rendah. Permasalahan lain yang muncul menyangkut kesejahteraan pendidik PAUD yang memprihatinkan, dimana pendapatannya masih jauh di bawah upah minimum provinsi (UMP), serta belum diakuinya profesi pendidik PAUD.

Melihat kondisi demikian serta tingginya kebutuhan akan wadah profesi tersebut maka  Direktorat PAUD memandang perlu untuk membuat suatu wadah semacam organisasi. Oleh karena itulah maka Direktorat PAUD berinisiatif mengundang tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi yang berkecimpung di dunia pendidikan khususnya anak usia dini, seperti Aisyiyah, Muslimat, Wanita Islam, IGTKI, GOPTKI, BPTKI, UNJ, Konsorsium, Forum PAUD dan lain-lain. Semua duduk bersama untuk merumuskan dan membentuk suatu wadah yang tepat bagi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD di tingkat Nasional. Pertemuan diadakan di BPPLSP Surabaya Jawa Timur pada bulan Maret 2004. Beberapa pertemuan menghasilkan dan merumuskan kesepakatan sebagaimana berikut ini :

  1. Pertemuan Surabaya menghasilkan kesepakatan nama organisasi profesi yang bukan hanya bagi Pendidik tetapi juga bagi Tenaga Kependidikan, dengan berbagai argumentasi dari peserta yang hadir maka lahirlah nama yang disepakati, yaitu : Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia DIni Indonesia, disingkat “HIMPAUDI”. Selain nama organisasi, telah disusun pula draft awal Anggaran Dasar. Yang hadir dalam pertemuan ini adalah : Dr. Masyitoh Chusnan M.Ag, Dra Opih Zaenal, Dra. Kamsanah HDM, Dra. Ella Sulhah, M.Pd, Dra. Latifah T, Drs. Candi Rasidy,Dipl.Int, Ismah Yusuf, Dra. NQ Mei Tientje, M.Pd, Sofia Hartati M.Si dan lain-lain.
  2. Menindaklanjuti pertemuan Surabaya yang menghasilkan nama HIMPAUDI, maka pada tanggal 22 April 2004, bertempat di Direktorat PAUD, Gedung E, Lt. 7 DEPDIKNAS Jl. Jendral Sudirman Senayan Jakarta, dibentuk panitia persiapan pengurus. Panitia menyusun kriteria untuk seorang Ketua Umum HIMPAUDI sebagai berikut : Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, Praktisi PAUD, Memiliki nilai promotif, Latar belakang pendidikan Anak Usia Dini, Berpengalaman dalam Organisasi
  3. Pertemuan lanjutan diadakan pada tanggal 13 Mei 2004 di Direktorat PAUD, untuk memilih formatur. Secara aklamasi dipilih DR. Masyitoh Chusnan sebagai ketua formatur. Yang bersangkutan mengusulkan agar pemilihan dilakukan secara demokratis melalui pemungutan suara. Hasil pemilihan terpilihlah Dra. Gusnawirta M.Pd. sebagai Ketua formatur dan dikukuhkan sebagai Ketua Umum HIMPAUDI. Dra Opih Zaenal diminta untuk menduduki salah satu ketua atau Sekretaris Umum.
  4. Pertemuan selanjutnya berupa rapat-rapat membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta Program Kerja bidang-bidang.
  5. Rapat kerja HIMPAUDI di Wisma Hijau Cimanggis Bogor, 8-9 Agustus 2005 menyempurnakan AD/ART dan Program Kerja bidang-bidang untuk persiapan Workshop.
  6. Pada tanggal 28 Agustus – 2 September 2005 dilaksanakan Workshop Organisasi Profesi dan Forum PAUD Nasional dihadiri oleh Menteri Pendidikan Nasional. HIMPAUDI dideklarasikan pada tanggal 31 Agustus 2005 oleh utusan dari 33 provinsi. Menyepakati nama HIMPAUDI untuk organisasi profesi PAUD non formal, dan bagi yang sudah membentuk dengan nama lain akan megubah namanya menjadi HIMPAUDI sesuai dengan AD/ART. Tempat Deklarasi dilaksanakan di Hotel ACIDA, Jln. Jendral Sudirman no. 99 Batu Malang, Jatim.
  7. Workshop HIMPAUDI seluruh Indonesia pada tanggal 26 – 28 Maret 2006 di Hotel Mirah Bogor dalam rangka persiapan Musyawarah Nasional pertama. Memberi kesempatan kepada seluruh utusan HIMPAUDI baik yang sudah dilantik, maupun yang belum, namun sudah memiliki kepengurusan atau yang baru akan menyusun kepengurusan untuk bersama-sama memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan AD/ART dan Program Kerja.
  8. Musyawarah Nasional I diadakan di Hotel Nikki Denpasar Bali pada tangal 2-4 Agustus 2006, menyempurnakan dan mengesahkan AD/ART dan program Kerja serta rekomendasi, mengukuhkan kepengurusan tingkat Pusat periode 2006-2010. Secara otomatis kepengurusan HIMPAUDI tingkat Provinsi yang sudah mendapat SK PP HIMPAUDI mengikuti periode kepengurusan tersebut, yaitu 4 tahun.
  9. Musyawarah Nasional II diadakan di Hotel Grand Cempaka Jakarta pada tangal 8-10 Agustus 2010, menyempurnakan dan mengesahkan AD/ART dan program Kerja serta rekomendasi, serta pemilihan kepengurusan tingkat Pusat untuk masa bakti 2010-2014. Secara aklamasi ibu Dr. Gusnawirta Fasli, M.Pd sebagai Ketua Umum.
  10. Kepemimpinan Periode kedua berakhir ditahun 2014 oleh karena itu pada tanggal 10-12 Agustus 2014 diadakan Musyawarah Nasional III untuk memilih ketua umum HIMPAUDI periode 2014 – 2018 di Denpasar Bali. Hasil pemilihan pada saat Munas III terpilihlah Prof.Dr.Ir. Netti Herawati, M, Serah terima jabatan dilaksanakan pada tanggal 11 November 2014 di UNJ Jakarta dan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus HIMPAUDI 2014-2018 pada tanggal 13 Desember 2014 di Istiqlal Jakarta. Saat ini HIMPAUDI memiliki 100% Perwakilan di Provinsi yang disebut Pengurus Wilayah (PW), di 91% kabupaten/kota yang disebut Pengurus Daerah (PD) dan di 73% kecamatan yang disebut Pegurus Cabang (PC). HIMPAUDI merevisi Visi dengan “Menjadi Organisasi Profesional dan mandiri untuk mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang kompeten, berkualitas dan bermartabat pada tahun 2025”. Pada tahun 2015, HIMPAUDI membina dan memperjuangkan lebih dari 385.304 PTK PAUD di Indonesia.
  11. Periode ketiga dibawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Netti Herawati. M.Si telah membuat beberapa kegiatan unggulan meliputi:
    • Seminar Nasional Akbar “Kurikulum PAUD 2013” pada tanggal 14 Maret 2015 dengan peserta 8.700 dari 18 Provinsi kerjasama dengan PW HIMPAUDI Jatim yang diketuai oleh Dr. Fatimah Soenaryo
    • Seminar Nasional Akbar “Kurikulum PAUD 2013” pada tanggal 28 Mei 2015 dengan peserta 6.700 kerjasama dengan PW HIMPAUDI DIY yang diketuai oleh Nur Cholimah, M.Pd
    • Seminar Nasional Akbar “Pra Keaksaraan yang Menyenangkan” dengan peserta 2.500 kerjasama dengan PW HIMPAUDI Lampung yang diketuai Dr. Ir Citra Persada.
    • Penghargaan MURI Rekor Dunia dalam rangka peringatan HUT X HIMPAUDI, Finger Painting dan Makan Ikan Terbanyak serentak se-Indonesia melibatkan 56.089 anak pada tanggal 30 Agustus 2015
    • Pengukuhan 500 Agen Penggerak dari seluruh provinsi se-Indonesia “Gerakan Nasional PAUD Berkualitas” oleh Anies Baswedan Mendikbud RI, “Gernas Pendidikan Keluarga” oleh Ir. Harris Iskandar. PhD Dirjen PAUD dan Dikmas dan “Gernas MANJUR (Pembelajaran Aku Anak Jujur)” yang disaksikan oleh Basariah Panjaitan Wakil Ketua KPK pada tanggal 3-5 Maret 2016 di Grand Cempaka Hotel, Jakarta
    • Seminar Internasional bertema “ Neurosains as the basis for Earlychildhood Education and Development”, pembicara tokoh Neurosains Internasional Adele Diamond, dilaksanakan bekerjasama UPI, PW HIMPAUDI Jawa Barat, Dit PPAUD Kemdikbud, INTI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.